Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Menganalisis kerusakan pada komputer / laptop

Belajar Menganalisa Kerusakan Pada Komputer

Dalam melakukan perbaikan kita harus dapat dengan cepat mengetahui kerusakan pada komputer. berikut ini kita akan belajar menganalisa kerusakan/ masalah dalam komputer melalui identifikasi bunyi “bip” dan pesan kesalahan pada layar komputer.

5.1 Mengindentifikasi Suara “bip”
Kita akan belajar mengenal arti kode dalam diagnosis BIOS. Saat komputer dihidupkan, BIOS melakukan POST. POST diperlukan untuk memastikan bahwa sistem berfungsi sebagaimana mestinya dan juga mencari informasi mengenai hardware apa saja yang ada pada komputer. Saat BIOS mendeteksi ada masalah saat POST, BIOS akan mengirim pesan kesalahan (error message). Pada beberapa kasus, masalah tersebut dapat dideteksi lebih awal sehingga BIOS tidak dapat mengakses video card dan tidak dapat menampilkan pesan kesalahan tersebut. Jika seperti ini yang terjadi, BIOS akan mengeluarkan suara ‘bip’ yang memiliki pola tertentu yang sesuai dengan kesalahan yang diidentifikasinya. Suara ‘bip’ tunggal saat proses booting setelah tampilnya pesan startup pada monitor adalah normal dan tidak ada kegagalan. ‘Bip’ yang dimaksud di sini adalah yang dihasilkan pada saat prosedur POST belum selesai dan belum ada informasi apapun yang ditampilkan pada layar. Kode ‘bip’ dari BIOS ini bergantung dari tipe dan versi dari BIOS yang Anda miliki. Yang populer adalah AMI dan Award BIOS. Oleh karena itu, pada tulisan ini pembahasan akan dibatasi pada kedua tipe ini.

Suara “Bip” Keterangan
-1x kegagalan refresh DRAM .Sistem mempunyai masalah mengakses memori untuk merefreshnya.

-2x kegagalan rangkaian parity. Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Pekerjaan ini dilakukan oleh rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya masalah pada memori atau motherboard.

-3x kegagalan rangkaian parity. Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Pekerjaan ini dilakukan oleh rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya masalah pada memori atau motherboard.
kegagalan base memori 64K. Base memori 64 K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM. Kegagalan ini bisa disebabkan oleh slot memori yang dikelompokkan dalam modul memiliki chip yang rusak. Hal ini berhubungan dengan kerusakan motherboard.

-4x kegagalan system timer. Kemungkinan ada kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard.

-5x kegagalan prosesor. Dapat disebabkan oleh panas yang berlebih, atau karena prosesor tidak terpasang benar ke dalam socketnya.

-6x kegagalan keyboard controller/gate A20. Keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengendalikan keyboard Anda.

-7x kesalahan pada prosesor.

-8x kegagalan baca/tulis memori display.

-9x kerusakan pada BIOS.

-10x kesalahan pada CMOS.

-11x kerusakan pada cache memori.

5.2 Pesan Error Pada Saat Start-up
Apabila komputer mengalami error (kesalahan) maka akan muncul pesan pada layar komputer.
Pesan error pada layar Masalah

162,173
CMOS Battery State Low

CMOS Checksum failure

CMOS Display Type Mismatch

CMOS Memory Size Mismatch

CMOS Time and Date Not Set Setup CMOS

2xx

Parity error

Refress Failure

Timer Not Operational Memory utama

Error Gate A20

KB/Interface Error Keyboard

Diskette Boot Failure

Invalid Boot failure Floopy Disk

17xx, 104xx

C:Drive Failure File Allocation Table Bad

General Failure Reading Drive C:

HDD Controller Failure

Read/Write error Reading Drve C: Harddisk

24xx

Display Memory Read/Write error Kartu Grafis

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar